Archive for the 'mikir yuk..' Category

designer oh designer.. S banget sih loe?

July 20, 2008

Beberapa hari ini merupakan hari yang penuh tantangan. Membangun sebuah bisnis dan menjadi seorang designer..

Ketika mendesain, aku menemukan kenikmatan diriku berada di dalamnya. Aku sekarang sedang ber-freelance sendiri untuk mendapatkan job-job sampingan. Namun melihat pesaing-pesaing yang kiranya akan merebut pasar, keseriusan tergoyahkan. Perlu diingat bahwa seorang designer selalu berusaha menampilkan karya-karya terbaik untuk memenangkan pasar, dan itu membutuhkan hard skill yang memadai (seperti pengaturan komposisi, penggunaan software, kemampuan dalam berilustrasi, dll). Hal ini tentu saja membuat saya sebagai seorang yang menjual skill harus selalu dapat menambah skill itu dan menjadi orang yang terbaik di bidangnya. Padahal sahabat dan pesaing-pesaing di pasar yang sama juga semakin menambah skill-skill mereka.. matek aku.. masak harus menghabiskan waktu dan tenaga untuk menjadi kuadran S yang mencapai titik teratas setiap waktu..

Nah orang yang sendirian bikin desain yang menjadi S ya begitu itu, nawar sana nawar sini biar jasanya dipake.. tapi jasanya cuman jasa sekali pake.. berharap ada penawaran baru berikutnya.. sampe tua, selalu begitu..

Aku ga jago-jago amat ngedesain, paling ya standar lah atur-atur komposisi. Kalo dibanding ama orang-orang lain, ya bisa dibilang so-so lah.. Bah, frustasi dong ane kalo harus ngejar top ten buat gituan mulu? Mana jadi orang kayak gitu kan ga bisa ninggalin kerjaan, ada aja job-job baru terus, kalau gak ada job ya harus ada.. buat hidup gitu.. Maksudku knapa sih ga kerja yang bisa maintain yang udah ada daripada harus selalu membangun yang baru? Soalnya misal designer bikin logo nih, selese bikin logo, karena custom made, kalo ga ada job dari klien berikutnya kita bisa ga makan.. kapan keluar dari bebas finansialnya dong ?

Hahaha, ogah banget..

Bedanya Paris dengan Jakarta

May 21, 2008

bedanya? jauh la.. dari penataan awalnya aja kerasa banget. Karena posting sebelumnya mengangkat Ali Sadikin, jadi inget kalau dulu pernah ikut lomba essay Urbane (perlu diketahui, Urbane adalah suatu konsultan arsitek ternama di Bandung). Di sini dituntut analisa perbandingan antara kota luar negeri dengan kota di Indonesia. Akhirnya membandingkan kota Paris dengan kota Jakarta deh… Gak menang sih, tapi mayan buat blajar-blajar dikit tentang bentuk perkembangan suatu kota.

Ini yang atas kota Paris, yang bawah kota Jakarta, dilihat dari udara..

kerasa banget perbandingan urban sprawl-nya kan? Berikut ini link .pdf-nya.

Satriyo – Lomba Essay Urbane 2007 – Paris dan Jakarta

Anyway if you talk about qualification of my work on essay, you can’t say it qualified enough to meet your eyes, but it would be well enough to open them..

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.